Dimulai dari versi Zimbra Collaboration 8.7, Zimbra menggunakan repository untuk menginstall atau mengupgrade 3rd party packages. Hal ini bertujuan agar kita dipermudah untuk melakukan proses upgrade atau patching. Dan pada kesempatan kali ini IlmuZimbra.Com akan berbagi Tutorial Instalasi Zimbra Collaboration 8.7 pada Ubuntu 14.04.

Tutorial Instalasi Zimbra Collaboration 8.7 pada Ubuntu 14.04

Namun beberapa kondisi yang dialami adalah server Zimbra tidak mempunyai akses internet. Solusinya adalah kita harus memiliki Local Repository Zimbra yang telah kita cloning. Untuk membuat Local Repository Zimbra dapat membaca artikel Membuat Local Repository Zimbra Pada Centos

Prasyarat Instalasi

  • Sistem operasi Ubuntu server 14.04 yang telah terinstall dan terkoneksi ke internet agar dapat terkoneksi ke repository zimbra. Atau arahkan repository ke Local Repository yang kita miliki.
  • Package installer Zimbra Collaboration 8.7 untuk Ubuntu 14.04 yang dapat didownload di https://files.zimbra.com/downloads/8.7.0_GA/zcs-NETWORK-8.7.0_GA_1659.UBUNTU14_64.20160628202904.tgz
  • License Zimbra NE. Jika untuk testing saja, license bisa didapat di https://www.zimbra.com/try/zimbra-collaboration-network-edition/
  • DNS Server yang telah tersedia. Baik terinstall di server zimbra itu sendiri atau di server lain.

Detail Server Yang Digunakan

  • IP Zimbra : 192.168.1.43
  • IP Dns Server : 192.168.1.10
  • IP NTP Server : 192.168.1.10
  • OS : Ubuntu Server 14.04
  • Zimbra : Network Edition 8.7

Persiapan

Konfigurasi /etc/hosts

Buka file /etc/hosts lalu tambahkan seperti line 3 dan disable host IPv6 seperti line 6.

Konfigurasi /etc/resolv.conf

Buka file /etc/resolv.conf dan tambahkan DNS Server yang digunakan oleh Zimbra.

Konfigurasi NTP Client

Mail Server sangat berpengaruh dengan sinkronisasi pada tanggal dan waktu. Untuk itu arahkan NTP OS ke Server NTP.

Instalasi Package Pendukung

Instal package-package yang dibutuhkan untuk instalasi Zimbra 8.6 pada Ubuntu 14.04.

Agar proses instalasi package pendukung lebih cepat, sebaiknya gunakan repository lokal.

Konfigurasi Repository atau Source List

Kita akan mengarahkan repository Ubuntu yang digunakan ini agar mengarah ke repository local yang telah kita buat.

Isi konfigurasi source list zimbra seperti berikut.

Menambahkan Zimbra Repository Key

Instal Zimbra

Pastikan file installer Zimbra dan License yang sudah disiapkan diletakkan pada directory /home.

Masuk ke directory home lalu extract file installer Zimbra

Masuk ke directory installer Zimbra yang telah di extract lalu mulai proses instalasi.

Pada saat dimulai nya proses instalasi, pertama kali kita akan diminta untuk menyetujui software license agreement. Ketikkan y dan Enter untuk melanjutkan

Selanjutnya kita akan ditanya apakah proses instalasi ingin menggunakan repository Zimbra atau tidak. Dikarenakan kita sudah mengarahkan repository / source list OS ubuntu yang digunakan ke local repository, maka jawab N

Selanjutnya sistem akan bertanya, package zimbra apa saja yang akan di instal. Dikarenakan tutorial ini kita hanya menginstall single server, maka pilih semua package zimbra.

Untuk melanjutkan tekan y lalu Enter

Berikut adalah proses instalasi package yang telah mengarah ke local repository.

Ketika pada saat proses instalasi muncul DNS ERROR resolving MX, maka jangan panik. Error tersebut karena proses instalasi akan melihat MX record dari hostname server (zimbra.ilmuzimbra.com) tidak ditemukan. Karena yang akan kita gunakan adalah domain ilmuzimbra.com

Ketika kita diminta untuk change domain name, kita Enter saja. Karena default pilihan sudah Yes.

Lalu masukkan domain yang kita akan gunakan, yaitu ilmuzimbra.com lalu Enter jika sudah selesai.

Jika MX yang diperlihatkan sudah cocok dengan IP yang kita gunakan. Maka lanjutkan saja proses nya.

Pada proses instalasi, kita akan diperlihatkan Main menu untuk konfigurasi Zimbra. Karena pada tutorial ini kita hanya single server yang kita install. Maka kita hanya melakukan setup pada bagian nomor 7) zimbra-store. Untuk masuk ke bagian Store Configuration, masukkan nomor lalu Enter.

Dibawah ini adalah Store Configuration. Pada bagian ini kita hanya perlu setup Admin Password saja. Untuk setup Admin Password masukkan nomor 4 lalu Enter.

Masukkan password Admin Zimbra. Yang digunakan pada tutorial ini menggunakan password password123.

Jika sudah memasukkan password Admin, maka kita akan kembali ke Store Configuration. Selanjutnya adalah kita kembali ke Main Menu dengan memasukkan huruf r lalu Enter maka akan tampil seperti berikut.

Masukkan huruf a untuk apply config

Tekan Enter untuk save configuration

Tekan Enter

Masukkan Yes lalu Enter

Maka proses konfigurasi berlangsung. Proses tidak diperlihatkan pada tutorial ini. Lalu tunggu sampai ada tampilan di bawah ini. Jika sudah terlihat seperti ini, maka proses instalasi sudah berhasil dan selesai.

Akses Zimbra Admin Console

Selanjutnya kita dapat mencoba masuk ke Zimbra Admin Console dengan menggunakan browser. Pada browser masukkan url https://192.168.1.43:7071 

Zimbra Admin Console Login Page 8.7

About The Author

Comments

  1. Rachmat Hasibuan

    Hallo Mas Rio,

    Saya mau tanya kalo zimbra di set under nat agar zimbra tidak dianggap open relay bagaimana ya?

    topologi,

    Internet > Mikrotik > Zimbra
    Ip public > Ip Local

    Regards,
    Rachmat Hasibuan

      1. subhan

        Halo Mas Rio,

        saya baru belajar zimbra, saya install zimbra 8.7 di ubuntu 14.04, topology :
        internet==>Mikrotik==>zimbra ( ip private )
        server zimbra NAT dari ip publik ke private, pertanyaan saya :
        kenapa mta smtp zimbra kondisi default jadi open smtp , karna saya test kirim email dari domain lain dan ternyata bisa kirim email kemanapun, akibatnya banyak email spam di email queuee zimbra.
        jika port 25 tidak saya NAT di mikrotik email dari external ke internal email tidak ada yg masuk.
        mohon mas Rio beri masukan dan sarannya

        1. Rio Prayoga Article Author

          Halo Mas Subhan,

          Mohon konfirmasinya, test kirim email dari domain lain ini pengirimannya via mail client atau web client yah ?

          Terimakasih.

          1. Rio Prayoga Article Author

            Alhamdulillah jika sudah solved 🙂

            Tapi kita jangan hanya melakukan perubahan dari sisi mail client saja. Kita harus hardening dari sisi zimbra agar zimbra tidak bisa menggunakan domain lain.

            Contohnya :

            https://www.ilmuzimbra.com/improving-anti-spam-reject-unlisted-sender/
            https://www.ilmuzimbra.com/improving-antispam-enforcing-a-match-between-from-address-and-sasl-username/
            https://iomarmochtar.wordpress.com/2017/09/13/zimbra-prevent-user-customizing-from-header/

      1. Rio Prayoga Article Author

        Halo Mas Nursalim,

        192.168.1.69 adalah IP Server Repository Zimbra yang saya buat khusus. Namun jika server repo tidak dibuat di local, langkah tersebut tidak usah dijalankan.

        Terimakasih.

  2. harry

    halo mas Rio, sebelumnya terima kasih banyak atas adanya ilmuzimbra.com sangat membantu sekali.
    saya ada pertanyaan mengenai failover, misalnya saya ada zimbra single server, tapi mau menggunakan 2 IP Publik jika IP pertama down, maka akan lari ke IP kedua. apakah memungkinkan? kalau bisa, requirementnya apa saja ya mas.

    terima kasih banyak atas advicenya..

    1. Rio Prayoga Article Author

      Halo Mas Harry,

      Apakah IP Public nya berbeda ISP ? Jika berbeda dapat memungkinkan, namun terdapat langkah2 yang harus dijalankan jika IP pertama down. Kurang lebih seperti ini langkah-langkahnya :

      1. Rubah default gateway ke provider kedua.
      2. Rubah MX Record pada DNS yang diarahkan ke IP Public kedua.
      3. Rubah A Record pada DNS yang diarahkan ke IP Public kedua.
      4. Tambahkan IP Public kedua jika belum masuk pada SPF Record.

      Terimakasih.

      1. harry

        terima kasih banyak atas fast responsnya mas Rio,

        langkah-langkah diatas apakah dilakukan ketika ISP 1(IP Publik pertama) down.
        maksud saya apakah memungkinkan concurrent failover, artinya otomatis pindah ke ISP 2(IP Publik kedua). seperti High-availability gitu..

        bytheway, biaya training zimbra di jabetto berapa ya mas?

        terimakasih banyak mas Rio.

        1. Rio Prayoga Article Author

          Halo Mas Harry,

          Betul, langkah tersebut dilakukan ketika ISP pertama down.

          Jika High-availability 2 Public saya rasa tidak memungkinkan mas. Karena tetap ada proses manual di sisi DNS Public.

          Untuk biaya training official Zimbra kalo ga salah sekitar $1.000

          Terimakasih

  3. Edwin Aryanto

    Hi Mas Rio,

    Saya lagi mencoba untuk installasi zimbra di public cloud, kemarin ini sih sudah berhasil untuk masuk ke web adminnya, tetapi mengapa setelah VM nya di stop dan di start lagi tidak ketemu ya web adminnya?
    Padahal servicenya sudah di start, apakah ada menu lain yg perlu di start?

    Terima kasih.

      1. Edwin Aryanto

        sudah running semua mas Rio, saya agak bingung kenapa untuk web adminnya tidak bisa diakses ya? Padahal kemarin ini sudah bisa.

        terima kasih.

          1. Edwin Aryanto

            tidak bisa nih mas, saya telnet pakai putty ternyata langsung force close. ada apa ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.