Dimulai dari versi 8.5, zimbra telah menyediakan DNS Caching Service (dnscache) Zimbra yang menggunakan 3rd party application yaitu Unbound. Jika Zimbra terinstall multi master, maka dnscache ini berada pada server MTA.

DNS Caching Service dnscache Zimbra

Bagaimana Dnscache bekerja

Seperti yang terlihat pada gambar atau flow diatas, dnscache yang ada di server MTA memerlukan yang namanya DNS Master yang digunakan sebagai resolver dari dnscache server MTA. Sebagai contoh, DNS Master yang digunakan adalah Public DNS Google dengan IP Address 8.8.8.8.

Dari flow nomor 1, jika kita mengaktifkan dnscache. MTA ingin mengirimkan email ke example.com. Selanjutnya MTA melakukan request untuk MX, A record, dll dari domain example.com ke DNS Master 8.8.8.8. Ketika sudah mendapatkan-nya, hasil request tersebut akan disimpan oleh MTA (dnscache). Sehingga pada saat MTA ingin mengirimkan email kembali ke example.com, maka MTA tidak perlu lagi melakukan request ke DNS Master. Karena MTA (dnscache) sudah menyimpan hasil caching.

Keuntungan Jika Mengaktifkan Dnscache

  1. Hemat resource pada server MTA.
  2. Hemat bandwidth
  3. Agar terhindar dari lost connection antara server MTA dengan DNS Master.
  4. Proses pengiriman email menjadi lebih cepat.

Bagaimana Mengaktifkan Dnscache

Pada saat kita melakukan instalasi atau upgrade zimbra menjadi versi 8.5 atau diatasnya. Maka akan muncul pertanyaan seperti dibawah. Jawab untuk menginstall-nya.

Lalu masukkan Primary DNS Master yang akan digunakan. Jika kita tidak memasukkan-nya, maka secara otomatis DNS Master diarahkan ke Google DNS (8.8.8.8).

Dnscache tidak dapat diaktifkan jika pada server Zimbra atau MTA sudah terinstall service DNS server atau resolver.

Baca Juga : Tutorial Instalasi Zimbra Network Edition 8.6 pada Ubuntu 14.04

Melihat IP DNS Master

Jalankan perintah berikut untuk melihat IP dari DNS Master dengan menggunakan user zimbra.

Menambahkan IP DNS Master

Jika anda mempunyai DNS Master lebih dari 1, maka anda dapat menambahkan-nya dengan menggunakan perintah berikut.

Testing Dnscache

Sebagai contoh, mari kita coba melakukan DNS Request ke mail.google.com. Seperti yang dapat kita lihat, pada saat request pertama kali memerlukan waktu 62 ms. Karena MTA bertanya ke dnscache, lalu dnscache bertanya ke DNS Master yang digunakan yaitu 8.8.8.8.

Namun pada DNS request ke kedua kali nya hanya memerlukan waktu 0 ms. Karena host tersebut sudah disimpan atau di caching.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *